MEMOINDO

Berita Fakta Kebenaran


Begini Jawaban Menohok Facebook Usai Digugat Rp 1 Triliun oleh Abu Janda

Memoindo.com – Pegiat media sosial Arya Permadi alias Abu Janda melayangkan somasi kepada Facebook. Hal itu lantaran dirinya dituduh sebagai anggota dari jaringan Saracen.

Abu Janda bersama kuasa hukumnya, Finsensius Mendrofa memberi tenggat waktu hingga empat hari untuk membersihkan nama kliennya tersebut dari tuduhan terlibat sindikat berita palsu Saracen. Menurutnya, Facebook harus menyiarkan kabar tersebut melalui kolom berita resminya.

“Kami akan memberikan waktu kepada Facebook 4 hari kerja untuk memenuhi ini,” ujar Finsensius dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/2/2019).

Selain itu, Abu Janda juga menggugat Facebook sebesar Rp 1 triliun dalam kasus ini.

“Ini ultimatum terakhir, kalau dalam 4 hari Facebook tidak clear-kan nama saya, kita akan gugat secara perdata sebesar Rp 1 triliun dan kita gugat secara pidana UU ITE juga,” katanya.

Sementara itu, pada tanggal 31 Januari kemarin, Facebook mengumumkan penghapusan ratusan akun yang ternyata termasuk milik Abu Janda. Ratusan akun Instagram juga mereka blokir.

“Hari ini, kami menghapus 207 Facebook Pages, 800 akun Facebook, 546 Facebook Groups dan 208 akun Instagram, karena terlibat perilaku terkoordinasi tidak otentik di Facebook di Indonesia, menyesatkan yang lain tentang siapa mereka dan apa yang mereka lakukan,” sebut Nathaniel Gleicher, Head of Cybersecurity Policy Facebook.

Alasan Facebook menghapus ratusan akun itu bertujuan untuk meminimalisir kekuatan grup Saracen. Akan tetapi jika ada keberatan dari pemilik akun, Facebook terbuka untuk melakukan evaluasi.

“Prioritas kami adalah meminimalisir kekuatan Grup Saracen untuk menggunakan akun, halaman, dan grup yang disusupi, serta mencegah kemungkinan yang berbahaya. Apabila pemilik sah dari akun, halaman, dan grup yang terdampak menghubungi kami, kami terbuka untuk menelaah dan mengkaji akun mereka kembali,” sambungnya.

Sumber: detik. Com

Tinggalkan Komentar Kalian

%d blogger menyukai ini: